Bimtek PPRG (Perencanaan dan Penganggaran yang Responsif Gender) Dinsos Hari ke Dua

14 Februari 2020 14:42:51 WIB

TERONGNEWS.

Kegiatan bimtek PPRG (Perencanaan dan Penganggaran yang Responsive Gender) masih berlanjut hingga hari Kamis tanggal 13 Februari siang kemarin. Pada hari kedua dan terakhir tersebut, nara sumber, Siti Sumaryatiningsih, S.Si, M.P. menyampaikan materi selanjutnya yakni mengenai PUG (Pengarusutamaan Gender) yang juga tidak dapat dipisahkan kaitanya dengan PPRG.

Dalam kesempatan bimtek hari kedua tersebut, nara sumber menyampaikan bahwa Pengarusutamaan Gender (PUG) merupakan strategi untuk mengurangi kesenjangan gender dan mencapai kesetaraan gender dengan cara menggunakan perspektif gender dalam proses pembangunan. PUG menjamin perempuan dan laki-laki memiliki akses dan control terhadap sumber daya, memperoleh manfaat pembangunan dan pengambilan keputusan yang sama di seluruh tahapan proses pembangunan.

Selain itu, bimtek hari kedua juga dimaksimalkan untuk diskusi. Para peserta membuat kelompok dan setiap kelompok membuat perencanaan mengenai program yang ada di desa masing-masing, kemudian dianalisa dengan konsep PPRG. Setelah selesai membuat konsep, kemudian tiap kelompok mempresentasikannya dan dibahas bersama-sama. Hal ini ditujukan agar konsep PPRG dan PUG dapat semakin mudah dipahami oleh para peserta sehingga akan lebih mudah diterapkan dalam proses perencanaan dan penganggaran di pemerintahan desa masing-masing. _AR_

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
Isikan kode Captcha di atas
 

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutube

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung

Aplikasi Cetak KTP-EL Tanpa Antrean

Chat Online

Chat - Customer Module

Kalender

Pengumuman

Diberitahukan kepada seluruh Warga Desa Terong agar segera melunasi Piutang PBB (Pajak Bumi dan Bangunan ) 2019 Sebelum tanggal jatuh tempo 31 Juli 2019. terimakasih

Mbangun Desa

AUDIO

Lokasi TERONG

tampilkan dalam peta lebih besar