Workshop Pendataan dan Identifikasi UKM di Kabupaten Bantul
Anantea Resiwi 07 November 2019 13:27:53 WIB
TERONGNEWS.
UKM atau Usaha Kecil menengah merupakan salah satu motor penggerak perekonomian di Negara Indonesia. Bahkan, bisa dibilang UKM dan usaha kecil mikro yang lain bisa dikatakan sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia. Oleh karena itu, UKM perlu mendapatkan perhatian khusus dr pemerintah demi kelangsungannya. Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk memajukan UKM di Indonesia, khususnya di daerah-daerah kabupaten. Salah satunya dengan cara melakukan workshop pendataan dan identifikasi UKM di tiap kabupaten.
Dengan adanya data dan identifikasi yang jelas dan valid, maka akan lebih mudah bagi pemerintah untuk memfasilitasi UKM yang ada dengan memberikan bantuan yang tepat baik jenis dan bentuk bantuannya. Selain itu, pemerintah dapat lebih cepat merespon dan memberikan bantuannya pada IUMKM. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Bantul, dalam hal ini Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian (KUKMP), bekerjasama dengan Universitas Janabadra Yogyakarta mengadakan Workshop pendataan dan identifikasi UKM di Kabupaten Bantul.
Workshop yang diadakan Rabu lalu tanggal 6 November 2019 di Aula Komplek Terpadu Pemda Bantul kali ini dihadiri oleh Camat, Lurah, dan para Dukuh dari 3 kecamatan, antara lain Dlingo, Imogiri, dan Pleret. Menurut pihak Dinas KUKMP kehadiran para peserta workshop sangatlah penting, dikarenakan di Bantul masiih banyak UKM yang belum di data. Diharapkan, kehadiran para dukuh dapat membantu mendata UKM yang ada di masing-masing pedukuhan.
Pendataan dapat dilakukan dengan cara saling Whatsapp dengan UKM-UKM yang ada. Dengan WA, pendataan dapat dilakukan kira-kira hamper 70% dan untuk 30% sisanya tinggal memaksimalkan saja. Dengan Narasumber dari Universitas Janabadra Yogyakarta juga mengharapkan dengan adanya UKM-UKM di bantul, perekonomian tetap dapat bertahan walau dalam keadaan krisis sekalipun. Beliau juga sanggup dan bersedia untuk dipanggil masing-masing pedukuhan dalam kaitanya dengan UKM. Hal ini dilakukan agar UKM di Bantul dapat berkembang dengan baik dan tetap bertahan dalam berbagai macam kondisi ekonomi Negara.
Komentar atas Workshop Pendataan dan Identifikasi UKM di Kabupaten Bantul
Formulir Penulisan Komentar
PAMONG DAN BAMUSKAL
AYO PAJAK DI KALURAHAN
Komentar Terkini
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Jumlah Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- Jelang Ujian Nasional, Siswa Kelas 6 SDN 2 Terong Mohon Doa Restu ke Lurah Terong
- Sembilan Warga Terima BLT Dana Desa Hari Ini, Pemerintah Berharap Ringankan Beban Ekonomi
- Gandeng Influencer Gadis Rafidha, Pemkab Bantul Bedah Rahasia Konten untuk Media Sosial Pemerintah
- Permudah Akses Kesehatan, Layanan VIOLA BPJS Hadir di Pendopo Kalurahan Terong
- Layanan JEMPOL SI PANDA Kembali Hadir di Kantor Lurah Terong, Mudahkan Warga Bayar Pajak
- Pengajian PKK Kalurahan Di Kebokuning: Mengakui Kesalahan & Menjaga Lisan Kunci Hati yang Bersih
- Rakor Pamong Kalurahan Terong: Mantapkan Persiapan Laporan BUMKal dan Koordinasi Air Bersih
Website desa ini berbasis Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) Berdaya yang diprakarsai dan dikembangkan oleh Combine Resource Institution sejak 2009 dengan merujuk pada Lisensi SID Berdaya. Isi website ini berada di bawah ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0) License
















